Bendungan Jebol, Warga Pulau Maui Hawaii Diperintahkan Lakukan Evakuasi

HONOLULU – Hujan deras pada Senin (8/3/2021) membuat bendungan di pulau Maui di Hawaii jebol, mendorong pihak berwenang memerintahkan semua orang di daerah sekitar untuk pergi ke lokasi evakuasi.

Dalam sebuah pernyataan, pejabat manajemen darurat mengatakan bahwa hujan menyebabkan bendungan Kaupakalua di wilayah utara pulau Haiku mencapai batas kapasitasnya.

“Kebocoran bendungan akan mengakibatkan banjir yang mengancam jiwa serta kerusakan properti yang signifikan di daerah hilir,” kata pejabat cuaca di Honolulu, Ibu Kota Negara Bagian Hawaii, Amerika Serikat (AS), dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

Tempat penampungan evakuasi dibuka di Pusat Komunitas Paia dan SMA Hana, kata Gubernur David Ige.

“Pejabat kabupaten Maui telah diberitahu bahwa Bendungan Kaupakalua telah jebol,” kata Ige di Twitter pada Senin malam, mengumumkan bahwa evakuasi telah dimulai.

Wali Kota Maui Michael Victorino mengatakan bahwa enam rumah rusak berat atau hancur setelah bendungan dekat Haiku membanjiri daerah tersebut.

Bendungan tanah, yang dibangun pada 1885 itu, memiliki tinggi 17,4 meter dan panjang 122 meter. Bendungan Kaupakalua milik Perusahaan Irigasi Maui Timur.

Taman di daerah Maui akan tetap ditutup karena hujan dan banjir, kata departemen pertamanan.

Departemen Pertanahan dan Sumber Daya Alam negara bagian bertanggung jawab untuk memeriksa sekitar 135 bendungan terdaftar di seluruh negara bagian.

Menurut laporan KHON2 News, pemerintah negara bagian tahun lalu telah mengeluarkan “Pemberitahuan Kekurangan” kepada pemilik Bendungan Kaupakalua. Bendungan itu adalah satu dari sembilan bendungan yang disebutkan berada dalam kondisi fisik yang buruk atau tidak memuaskan.

Pada 2006, tujuh orang tewas setelah bendungan Ka Loko di pulau Kauai runtuh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*