Rumah Dihancurkan Mantan Istri, Keluarga di Mojokerto Tinggal dalam Kandang Kambing

Rumah yang dihuni Kasnan (50) bersama keluarganya rata dengan tanah setelah dihancurkan mantan istri. Kini, Kasnan terpaksa tinggal di kandang kambing.

Kondisi tempat tinggal sementara keluarga Kasnan di RT 3 RW 1 Dusun Tegalan, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, sangat memprihatinkan. Bangunan beralaskan tanah ini luasnya hanya sekitar 2×5 meter saja. Tempat tidur menyatu dengan dapur.

Mereka yang berjumlah empat orang terpaksa tidur berdesakan di atas kursi yang dijajar. Kandang kambing ini persis di sebelah timur rumah mereka yang rata dengan tanah.

“Ini sebelumnya kandang kambing. Baru Jumat (12/3) kemarin sama saudara-saudara saya dibuatkan dinding dan atap supaya bisa saya tinggali,” kata Kasnan kepada detikcom di lokasi, Senin (15/3/2021).

Kasnan dan keluarganya tinggal di kandang kambing ini sejak Minggu (14/3). Karena rumah yang selama ini mereka huni dihancurkan hingga rata dengan tanah oleh 10 orang suruhan mantan istri Kasnan, Ainun Jariyah (44).

Meski begitu, Kasnan mengikhlaskan tempat tinggalnya yang digempur habis mantan istrinya. Dia hanya meminta Ainun membersihkan puing-puing bangunan yang masih berserakan di lokasi.

“Saya minta puing-puing bangunan ini dibersihkan. Karena saudara-saudara saya mau membangunkan rumah seadanya untuk saya di atas tanah ini. Saya tidak tahu kapan ini dibersihkan,” terangnya.

Rumah yang dirobohkan dengan luas sekitar 51,5 meter persegi tersebut dibangun Kasnan bersama Ainun, mantan istri pertamanya sekitar 24 tahun yang lalu. Dia menyisihkan penghasilannya sebagai tukang kayu. Sedangkan Ainun menyisihkan penghasilannya sebagai penjahit baju. Bata merah untuk fondasi rumah disumbang almarhum bapak Kasnan, Kasdi.

Kasnan dengan Ainun memutuskan bercerai tahun 2003 setelah berumah tangga sekitar 9 tahun. Mereka mempunyai seorang putri berinisial AM yang kini berusia 23 tahun. AM dirawat Kasnan sampai kelas 3 SMP. Selanjutnya, dia tinggal bersama Ainun di RT 2/RW 2 Dusun Tegalan.

Rumah dengan luas sekitar 51,5 meter persegi tersebut dibangun Kasnan bersama Ainun, mantan istri sekitar 24 tahun yang lalu. Dia menyisihkan penghasilannya sebagai tukang kayu. Sedangkan Ainun menyisihkan penghasilannya sebagai penjahit baju. Bata merah untuk fondasi rumah disumbang almarhum bapak Kasnan, Kasdi.

Sumber:kompas.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*